Bebas Parkir

“Aih wajah itu lagi yang muncul, tadi-tadi kemana”, batinku.😡 Sambil merogoh uang ribuan dari dalam tas. Selalu begini, pas datang kayaknya sepi, tapi pas mau pergi, muncullah dia….. si jukir. Fiuh… Padahal jelas-jelas di area situ tertulis BEBAS PARKIR nah kan jadi males.

Coba deh diamati sekarang banyak kantor, toko, ato apalah yang menyediakan area parkir dengan model seperti itu BEBAS PARKIR tapi tetep ada jukir lengkap dengan pakaian kebesarannya (baca : rompi yang ada tulisannya JUKIR). Atau kalo engga tulisannya begini : BEBAS PARKIR terus bawahnya ada kelanjutannya KEHILANGAN DAN KERUSAKAN BUKAN TANGGUNG JAWAB KAMI. Hufff lah terus tanggung jawab siapa, tetangga sebelah???

Model lain, di ATM-ATM yang terpisah dari bank. Pas kita aku ding dateng sepi-sepi aja, eh pas mau pergi, mak bedunduk muncullah si jukir. Banyak yang ngalami kayakk gini nggak sih? Ato cuma saya aja???😦

Lah kalo memang tertulis BEBAS PARKIR ya sudah titik jangan ditambah lagi embel-embel kehilangan dan kerusakan bukan tanggung jawab kami, ato jangan dijuga dipajang si juru parkir disitu. Bebas ya bebas tanpa bayar dan tanpa rasa was-was.

Dulu, pas saya masih kerja ngurusin hal-hal seperti itu (baca: bagian umum) di sebuah area perkantoran. Ada rencana menggunakan jasa secure parking (bener ngga nulisnya?) itu tukang parkir yang sduah terorganisir kayak di mall-mall🙂 , untuk mempermudah pengawasan. Eh ujug-ujug ada surat kaleng yang menyatakan bahwa dalam hal perpakiran telah terdaftar di pemerintah daerah setempat, jika rencana pengadaan secure parking diwujudkan maka keamanan kendaraan akan terancam. Karena kami mengabaikan surat kaleng itu, tidak perlu waktu lama kejadian deh, awalnya yang hilang cuma helm lama-lama sepeda motor ikutan raib juga. Maka secure parking pun batal. Untungnya kami tidak pernah menuliskan BEBAS PARKIR di area tersebut. Jadi tetep aja ada si juru parkir yang memungut biaya parkir. :l

Pas cerita ke suami ke-sebel-an saya ini, eh komentarnya begini : “Nek gelem kasih aja, kalo engga mbok yo wis ga usah dibahas”. Hayah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s