sendiri

melihat wajah keriput lelaki tua
yang tertunduk khusyuk
melantunkan doa apa saja yang ia bisa
sambil berlutut
di pusara belahan jiwa
hatiku meleleh dibuatnya
tak pernah aku mengenal lelaki tua itu sepenuhnya
tapi turut aku rasa kesedihannya
dalam balutan tubuh yang semakin menipis
dan rambut putih yang kian berkuasa
ketegaran, menahan air matanya tumpah
tapi aku tahu ia sunguh tak kuasa, sebenarnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s